{"id":2802,"date":"2025-11-15T21:00:30","date_gmt":"2025-11-15T14:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/?p=2802"},"modified":"2025-11-15T21:00:30","modified_gmt":"2025-11-15T14:00:30","slug":"polres-pelalawan-pasang-plang-diarea-lahan-bekas-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/berita\/polres-pelalawan-pasang-plang-diarea-lahan-bekas-terbakar\/","title":{"rendered":"Polres Pelalawan Pasang Plang Diarea Lahan Bekas Terbakar"},"content":{"rendered":"<p>Pelalawan, Sekoci24. Co Demi mempertahankan langit tetap biru, polres Pelalawan pasang Plang larangan untuk melakukan kegiatan diarea lahan bekas terbakar.<\/p>\n<p>Kapolres pelalawan AKBP John Louis Letedera S. I. K melalui Kasat Reskrim AKP I. Gede Yoga Eka Pranata S.trk.S.I.K mengatakan baru-baru ini.<\/p>\n<p>Pemasangan plang larangan untuk melakukan kegiatan diatas tanah eks terbakar, itu sudah kita lakukan pada 02-10-2025 lalu.<\/p>\n<p>Pemasangan plang larangan ini dipimpin langsung polres pelalawan yakni kanit tipiter IPDA Dedi Efriadi S. AP beserta jajarannya dan bersinergi dengan porkomimcam kecamatan Teluk meranti.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan resminya polres pelalawan AKBP John Louis Letedera S. I. K melalui AKP. I Gede Yoga Eka Pranata S.trk S. I. K menekankan bagi siapapun baik itu masyarakat ataupun korporasi agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar tegas AKP. I Gede kepada media ini.<\/p>\n<p>Membuka, mengelola lahan dengan cara membakar lahan sangat dilarang di negara kita terang AKP I Gede dengan tegas.<\/p>\n<p>Membakar lahan merupakan tindakan yang melanggar hukum dan telah diatur dalam beberapa perundang-undangan dengan sanksi pidana yang sangat tegas.<\/p>\n<p>Larangan utama terdapat dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH)<\/p>\n<p>Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 melarang pembukaan lahan dengan cara dibakar. Pasal 69 ayat (2) huruf h melarang setiap orang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.<\/p>\n<p>Dan sanksi pidana sudah jelas yaitu penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun serta denda paling sedikit Rp3 miliar dan paling banyak Rp10 miliar diatur dalam Pasal 108 UU PPLH.<\/p>\n<p>Selain itu dalam Undang-Undang Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999 juga melarang membakar hutan. jelas pada Pasal 50 ayat (3) huruf d menyatakan setiap orang dilarang membakar hutan.<\/p>\n<p>Pelanggaran terhadap pasal ini dapat dikenakan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar terang AKP I Gede dihadapan wartawan.<\/p>\n<p>Ditambah lagi ucap Kasat reskrim polres pelalawan AKP I Gede Yoga Eka Pranata S. trk S. I. K.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Di dalam Kitab UU Hukum Pidana (KUHP)<\/p>\n<p>Tindakan yang di sengaja menimbulkan kebakaran juga dapat dijerat dengan Pasal 187 KUHP, ancaman pidana sudah jelas mulai dari 12 tahun penjara hingga hukuman seumur hidup.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelalawan, Sekoci24. Co Demi mempertahankan langit tetap biru, polres Pelalawan pasang Plang larangan untuk melakukan kegiatan diarea lahan bekas terbakar. Kapolres pelalawan AKBP John Louis Letedera S. I. K melalui Kasat Reskrim AKP I. Gede Yoga Eka Pranata S.trk.S.I.K mengatakan baru-baru ini. Pemasangan plang larangan untuk melakukan kegiatan diatas tanah eks terbakar, itu sudah kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2803,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sns_share_botton_hide":"","vkExUnit_sns_title":"","_vk_print_noindex":"","sitemap_hide":"","_veu_custom_css":"","veu_display_promotion_alert":"common","vkexunit_cta_each_option":"","footnotes":""},"categories":[230],"tags":[339,199,340,245],"class_list":["post-2802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-pasang","tag-pelalawan","tag-plang","tag-polres"],"veu_head_title_object":{"title":"","add_site_title":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2802"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2804,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2802\/revisions\/2804"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dijasaweb.com\/sekoci24\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}